Belajar Not Balok ? Apa Penting ?


BELAJAR NOT BALOK / NOTASI MUSIK / PARTITUR ? APA PENTING ?

Not balok seolah menjadi 'monster' yang menjemukan untuk seorang murid ketika memulai belajar musik, apakah not balok merupakan fundamental atau cuma pelengkap? .. kita perlu mengambil beberapa pendapat-pendapat umum mengenainya, diantaranya;

- Ada yang bilang not balok itu cuma akal-akalan sekolah-sekolah musik supaya muridnya bisa belajar musik lebih lama dari seharusnya.

- Ada yang bilang not balok itu eksklusif dan simbolitas sebagai pemusik yang terdidik.

- Ada yang bilang not balok itu tidak penting sama sekali, yang penting mainnya bro bukan ijazah loe <kata mereka>.

- Ada yang bilang not balok itu sebenarnya 'alat rekam' jaman dulu karena sekarang sudah ada teknologi rekam jadi tidak terlalu dibutuhkan lagi not balok itu.

- Ada yang bilang not balok cukup dipelajari dasar-dasarnya saja seperti ketukan, birama, tempo sedangkan membaca partiturnya bukanlah keharusan.

dan banyak lagi pendapat-pendapat lainnya...

* kesimpulan: pendapat saya, betul..not balok bukanlah fundamental, bahkan beberapa musisi terbesar jazz (konon: jazz dianggap genre paling rumit) joe pass, wes montgomery, dan sejenis mereka pun tidak bisa baca not balok padahal permainan mereka amat luar biasa, yang fundamental adalah wawasan musik (tahu banyak musik mampu 'menggosok' feel / soul kita menjadi lebih kinclong dari sebelumnya), teori fundamental musik (seperti paham chord, scale, mode, dan lain-lain...) dan teknik bermainnya, sedangkan not balok bisa diganti dengan metode tablatur atau sejenisnya... saya termasuk sepakat dengan pendapat terakhir bahwa not balok cukup dipelajari dasar-dasarnya saja seperti ketukan, birama, tempo, sedangkan membaca notasi partiturnya bukanlah keharusan, dan saya termasuk kurang setuju terutama dengan kalangan musisi klasik yang terlalu 'mendewakan' not balok, karena not balok identik dengan banyak hitungan sehingga jika terlalu banyak mengikuti 'lembar partitur' maka akan menumpulkan naluri, imajinasi dan improvisasi, fakta di lapangan membuktikan bahwa musisi yang memiliki feel/soul yang lebih baik justru para musisi yang tidak membaca transkrip musik (partitur) melainkan musisi yang memainkan musik secara spontanitas atau improvisasi sehingga mampu melahirkan ide-ide yang lebih progresif dan inovatif... ingat kawan, ketika seorang musisi tampil yang ditunggu oleh pendengarnya adalah permainannya, karyanya, bukan ijazah musik atau kemampuan berpartiturnya, sekali lagi wajib kita ingat adalah musik itu berangkat dari telinga, 'kampung halamannya' adalah telinga, ketika kita mengabaikan telinga lalu terfokus di bacaan (*mata) maka kita telah menghilangkan hakikat bermusik, bacaan pada akhirnya hanya menumpulkan feel / soul / naluri bermusik, sebaik-baik bacaan dalam musik hanyalah bersifat analisis bukan esensi, bacaan hanya sebagai faktor pelengkap bukan intisari, jangan sampai terjebak slogan tanpa memahami visi dan misi... salam musik :-)


MUSISI-MUSISI BESAR YANG ‘TIDAK TERTARIK’ DENGAN NOT BALOK, NAMUN MEMILIKI KARYA FANTASTIK, SKILL HEBAT & BERPENGARUH BESAR TERHADAP PERKEMBANGAN MUSIK DUNIA, diantaranya sebagai berikut;

- Wes Montgomery
- Stevie Wonder
- Paul McCartney
- John Lennon
- Ringo Starr
- George Harrison
- Joe Pass
- Jimi Hendrix
- Django Reinhardt
- B.B. King
- Yngwie Malmsteen
- Buddy Rich
- Stevie Ray Vaughan
- Marty Friedman
- Jimmy Page
- Eric Clapton
- Slash
- Dave Mustaine
- Dimebag Darrell
- James Hetfield
- Billy Sheehan
- Eddie Van Halen
- Tom Petty
- Mike Campbell
- Lindsey Buckingham
- Ralph McTell
- Tommy Emmanuel
- Dennis Chambers
- Roland Kirk
- Sidney Bechet
- Irving Berlin
- Lionel Bart
- Jerry Herman
- Angus Young
- Kirk Hammet
- Jerry Garcia
- Ace Frehley
- Vivian Campbell
- Elton John
- Irving Berlin
- Bob Dylan
- Pete Townshend
- Adrian Belew
- Tori Amos
- Chet Baker
- Erroll Garner
- Buddy Rich
- Ray Charles
- George Shearing
- Robert Johnson
- Tony Iommi
- Tom Morello
- Adam Jones
- Rosenberg Trio


Dan masih banyak lagi lainnya yg belum disebut…

Ini FAKTA LAPANGAN !!! mayoritas musisi-musisi ternama, terkenal dan berpengaruh itu tidak bisa (tidak mau) menggunakan not balok, semuanya mengatakan “ALL BY EAR” (*semua oleh kuping), bukan membaca tapi mendengar, karena musik itu masuk bukan lewat mata, kaki, ubun-ubun atau lainnya tapi musik itu masuk lewat telinga, maka sepatutnya telinga lah yang harus terlatih baik.

* "None of us can read music. None of us can write it." - John Lennon, 1980
* Eddie Van Halen - "Because I never learned how to read, really; I used to fool the teacher. I did it all by ear." 
* James Hetfield - "I wish I had kept up with it, but it's not really necessary for us. It's all by ear. That's how I learned to play guitar, off playing records." 
* Jerry Garcia: "I can't read, I couldn't learn how to read music, but I could play by ear"
* paul mccartney; "I don't read, but I still conduct orchestra and music is all about ears" 
etc, many more......
*Jimmy Page: The Led Zeppelin guitarist has made a career out of songwriting, but has said in the past that music notation is foreign to him, once calling it “crows on power lines.”  When speaking of his early work as a session guitarist, Page explained, “In the initial stages they just said, play what you want, ‘cause at that time I couldn’t read music or anything.”
*Jimi Hendrix: The guitarist has been called one of the greatest musicians in history, so it may surprise you that he wasn’t the least bit fluent on paper. In a 1969 interview on The Dick Cavett Show, Hendrix was asked if he could read music, to which he replied, “No, not at all.” 
*Elvis Presley: Believe it or not, the King of Rock and Roll couldn’t read music and never received formal training. In fact, the only class he ever failed in school was music. Elvis learned everything by ear, and became the King without a single lesson under his sparkly belt.
* Eric Clapton: He is only musician in history to be inducted into the Rock and Roll Hall of Fame three times, but sheet music is all a blur for him. In his autobiography, Slowhand, Clapton spoke about his anxiety during a guest session with Aretha Franklin. “I felt so nervous, because I couldn’t read music, and they were all playing from music sheets on stands.”


ketika kita bicara soal seni, maka itu sebenarnya berbicara tentang rasa ( feel / soul / taste), kemampuan merasa akan terhambat perkembangannya jika 'dialihkan' ke bacaan. perhatikan semua orang yang 'membaca' itu meskipun bisa memainkan apa yang dia baca tapi dia tidak merasakan apa yg dia mainkan, jadi ada semacam keadaan 'mekanik' (* kalau gak mau dibilang robot) tatkala mereka memainkan musik, beda jauh sekali jika yang kita olah adalah rasa dan kepekaan telinga lewat menghapal dan memahami berbagai komposisi musik, inilah seni musik yang ideal, tidak bisa kita melawan hakikat musikal dan takdir musik yang berangkat dari telinga lalu dipaksakan dilatih lewat indera yang lain lalu berharap terlihat paling hebat, paling mengkilap dan memukau dari situ, tidak !.. tidak demikian.. ini adalah seni musik, seni yang 'merambat dan digosok' oleh telinga dan hati lalu disajikan untuk menyenangkan banyak telinga dan hati..

Ada beberapa hal yang tak 'tersentuh' oleh not balok yakni detil sentuhan / feel / soul (touch), dimensi nada, fluktuasi tempo, cara 'merasa', cara 'meraba', dan cara 'menjamah' 'wilayah-wilayah intim' yang ada di antara ritme, timing dan eksplorasi tonal, serta banyak lagi lainnya..

ITULAH SEBABNYA MEMPELAJARI NOT BALOK / PARTITUR ITU BUKANLAH KEHARUSAN, BAHKAN MENINGGALKANNYA JUSTRU MAMPU MENINGKATKAN NALURI MUSIKAL YAKNI MEMBAGUSNYA KUALITAS FEEL, SOUL, DAYA SERAP DAN DAYA INGAT.

Jika ada sedikit celetukan dari kalangan musisi pro partitur dengan berkata,"yang gak belajar baca itu PEMALAS." maka tinggal di counter balik dengan berkata,"justru yang baca itu PEMALAS SEBENARNYA, karena ia malas melatih feel, soul, hapalan, dan banyak lagi lainnya yang justru merupakan FUNDAMENTAL musik yang paling mendasar harus dikuasai untuk mencapai level pemusik ideal yang betul-betul berjiwa seni." dan ada satu lagi pertanyaan terakhir," LEBIH HEBAT MANA ORANG YANG MENGHAPAL LALU MEMAHAMI ATAU ORANG YANG CUMA BISANYA BACA YANG TANPA HAPALAN DAN PASTINYA TANPA PEMAHAMAN?" ini orang gilapun tahu jawabannya... 

AKHIR KATA, WAJIB DIINGAT !!! bahwa musisi sejati itu punya 'BACAAN' juga, yakni bukan di kertas, tapi bacaannya di hati, biramanya di hati, ketukannya di hati, dinamikanya di hati, notasinya di hati, ritmenya di hati, harmoninya di hati dan improvisasinya di hati.. inilah the real musician, musisi sebenarnya.

Ya, pemaparan diatas memang bersifat 'menolak' not balok, tapi sistem pembelajaran atau kurikulum belajar instrument disini tidak meninggalkannya secara keseluruhan, seperti yang saya sebut diatas bahwa yang saya 'tolak' adalah membaca not baloknya, sedangkan dasar-dasar musik yang juga merupakan pondasi not balok yakni birama, tempo, beat (ketukan), dan lain-lain tetap diajarkan, karena ini sangat berkaitan erat dengan fundamental (dasar) ilmu musik, sistem partitur / not balok kami ganti dengan sistem tablatur dan diagram / tabulasi, ini jauh lebih efektif dan mampu mengarahkan murid menjadi lebih peka, cermat, praktis, tepat, benar dan cepat dalam mengikuti proses belajar. dan perlu juga DIMENGERTI bahwa artikel ini ditujukan untuk kalangan yang terlalu 'MENDEWAKAN' not balok sedemikian rupanya sampai-sampai sebagian dari mereka menganggap remeh musisi-musisi yang tidak menekuni partitur / not balok, artikel ini tidak ditujukan untuk musisi-musisi yang pro partitur tapi BIJAK dalam memandang musisi-musisi lain yang tidak sepaham, saya pribadi tetap menaruh hormat besar kepada para musisi-musisi pro partitur yang bijaksana dalam bersikap dan menilai, dan saya juga tidak menampik bahwa bisa membaca not balok itu ada juga manfaatnya secara musikalitas, tapi kembali lagi ke pilihan dan pemahaman, bahwa saya lebih cenderung ke telinga daripada bacaan, sama seperti ilmu-ilmu di bidang lain yang juga pasti setiap penggelut ilmunya memiliki cara berbeda dalam metode dan sistematika belajar.

(Words/Lesson By Dani Mkd @Reyal Musik)

 
*harap dan mohon untuk selalu sertakan sumber arsip/artikel jika ingin copy-paste, etika dalam berbagi adalah modal dasar moralitas yang kreatif, jujur, beruntung dan cerdas.






CARA MUDAH CEPAT BELAJAR GITAR, BASS, DRUM, KEYBOARD PIANO BERSAMA DANI MKD, tonton video berikut ini…


12 comments:

  1. setuju..... not balok gak penting sama sekali. kuping yg paling penting

    ReplyDelete
  2. not balok itu trik sekolah-sekolah musik biar para muridnya belajar lama,, sepakat sekali bahwa yg harus diasah itu adalah telinga, kebanyakan yg saya temui orang2 yg bisa baca not balok susah diajak main improvisasi, sering kebingungan, gak ngerti banyak kunci tahunya cuma major minor aja dan cara mainnya juga banyakan datar2 aja, kata kawan saya mereka begitu karena jarang ngasah kuping terlalu terbiasa baca not jadi gak peka kuping mereka

    ReplyDelete
  3. Makasih tulisannya bang, selama ini semangat belajar musik yang patah gara" not balok bisa bangkit kembali

    ReplyDelete
  4. Makasih tulisannya bang, selama ini semangat belajar musik yang patah gara" not balok bisa bangkit kembali

    ReplyDelete
  5. setujuuuu...... not balok GAK PENTING ! yang penting MAENNYA

    ReplyDelete
  6. dulu kata senior saya, not balok itu sebenarnya kayak jalanan umum, macet dimana-mana, banyak lampu merah, udah macet banyak aturan pula.. coba kalo pake jalan tol, biar bayar sedikit tapi lancar langsung sampe tujuan, hehehe maksudnya belajar musik lewat ngelatih kuping sama hapalan itu kayak lewat tol, jadi ngapain juga repot2 lewat jalanan umum yang macet itu, abis umur di jalan, boros bensin pula, boros jajan, sama gampang sebel karena berebut jalan mulu sama kendaraan sebelahnya.. aduuh hihihi....

    ReplyDelete
  7. that's right banget !!!!! seniman harus kembali ke fitrah yaitu TELINGA !

    ReplyDelete
  8. hampir semua musisi-musisi hebat GAK PAKE NOT BALOK, semua pake rasa dan telinga....mantap ane setuju gan !

    ReplyDelete
  9. Aku iya banget sama artikel ini..... great article, that's right 100%

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...