Apa Gunanya Festival Musik Atau Lomba Musik ?

saya termasuk orang yang kurang suka lomba / festival musik, apalagi yang dinilai rata-rata cuma dari aspek teknis dan style, musik itu luas baik aspek maupun dimensinya, ada aspek nada, aspek lirik, aspek ritem, aspek feel/soul, aspek komposisi, aspek teknis, aspek style, aspek attitude, faktor-x dan banyak lagi, begitu juga dimensinya lebar dan luas... contoh sederhana: apa sih hebatnya permainan gitar John Lennon jika dibandingkan dengan dewa gitar Jimi Hendrix, namun secara karya John Lennon jauh lebih dahsyat, apa sih hebatnya permainan piano Freddie Mercury jika dibandingkan dengan skill Richard Clayderman tapi secara karya Freddie jauh lebih hebat, Eric Clapton kok slow banget main gitarnya gak kayak Yngwie Malmsteen yang ngebut banget, tapi secara soul & influence Eric jauh lebih berpengaruh, apakah kecepatan skill tangan maupun kaki drummer Mike Mangini bisa diikuti oleh Phil Collins, terlepas dari itu tetaplah karya Phil Collins jauh lebih fenomenal dan berpengaruh, Bob Dylan & Mick Jagger mungkin secara skill tekhnik bernyanyinya kurang, namun karya-karya mereka sangatlah melegenda... dan lain-lain...

#sering kita lihat banyak pemusik yg memiliki skill diatas rata-rata namun tidak menggigit sama sekali ketika membuat karya sendiri, inilah musik, punya banyak aspek, faktor dan dimensi, hebatnya seorang musisi tidak bisa dinilai hanya dari satu atau dua aspek saja, melainkan dilihat secara keseluruhan dan penilaian yg paling mendekati objektifitas adalah hasil karya lagu/musik berikut pengaruhnya serta porsi imbang idealisme dan komersialisme



(Words/Lesson By Dani Mkd @Reyal Musik)

http://reyalmusik.flavors.me
 
*harap dan mohon untuk selalu sertakan sumber arsip/artikel jika ingin copy-paste, etika dalam berbagi adalah modal dasar moralitas yang kreatif, jujur, beruntung dan cerdas.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...